Saturday, July 7, 2012

sabtu pertama bulan Juli

05.50
Morning has broken
Selamat pagi... morning and you .....(^__^)
alarm my roommate dari HP Sony Erricssonnya (sekarang sudah bercerai dan hanya menjadi sony) terdengar seperti suara seorang ibu yang membangunkan anak gadisnya. proses ritual mengumpulkan nyawa hanya beberapa saat saya lakukan, karena saya teringat buncis yang sudah saya potong2 kemarin tapi tidak sempat dimasak. padahal rasanya masih ingin tenggelam dalam kehangatan selimut di pagi yang dingin. terkadang kita memang dihadapkan pada pilihan yang enak dan tidak enak,  masing-masing dengan segala konsekuensinya dan mau tidak mau kita harus memilih. dan saya memilih untuk meninggalkan kenyamanan selimut untuk melawan hawa dingin dan berkutat di dapur daripada nanti siang harus keluar mencari makan dibawah panas matahari yang pada jam rolasan itu sedang bertanduk.
daaaaannn......here we go......tumis buncis dan bola2 tahu ready to pack for lunch :)

tumis buncis dan bola-bola tahu
07.35
sampai kantor kepagian
perlahan saya masuk lewat pintu samping dan menjumpai rerumputan dipojok halaman kantor yang mulai tumbuh kembali setelah beberapa waktu lalu disemprot peptisida.

rumput di halaman kantor dalam 3 peristiwa
jadi ingat sebuah quote :
God wants us to live like the grass.
Even if it’s stepped on, crushed, burned and cut;
it always persists and grows back even greener and stronger.
09.30
cappuccinno hari ini, dan ini adalah cappuccinno paling enak dan pas komposisinya baik air maupun gula seperti dua orang yang berbeda tetapi mampu menerima beda itu sebagai beda dan tidak berusaha menyamakannya. beda yang untuk diterima bukan dipermasalahkan dan saling mengisi sehingga tercipta harmoni indah seindah rasa cappuccinno hari ini.



13.20
on the line...
mendengarkan seorang curhat dan menangis....
saya mendengarkan ketidakjelasan bicaranya karena sambil menangis....
semua karena beda yang saya ungkapkan tadi.
ketika ada dua orang dalam satu perahu..dua orang yang berbeda...
dan masing2 tidak bisa menerima dan memahami...
maka keadaan tersebut akan memperanakkan kejengkelan...
yang terus dipelihara dan dikasih makan sehingga tumbuh besar
yang akhirnya itu tadi.....membuat salah satu pihak menang...is
untungnya ia bisa kembali tertawa....karena saran2 saya yang ngawur...
...intinya yang saya bilang ke dia tadi...
hidup itu memang tentang memilih..
dan ketika kita sudah memilih kita harus terima konsekuensinya...yang paling buruk sekalipun
jangan maunya hanya terima enak2nya saja....setiap pilihan selalu ada enak dan tidak enaknya...
saya tutup kalimat saya padanya tadi dengan...
"ini aku cuma ngomong apa yg ada di kepala ya, dan aku belum tentu bisa melakukannya tapi aku selalu berusaha melakukannya, meski tidak selalu berhasil"
dan ia pun tertawa, tawa pertamanya setelah menangis, setelah itu mulailah ajian pengawuran saya keluar dan dia tidak berhenti tertawa....
beberapa menit yang lalu menangis...beberapa menit kemudian sudah tertawa terbahak-bahak....ahhh...memang tak ada yang abadi.....


14.30
Pulang dan mampir ke rumah teman untuk kembali mengambil batik pesanan.
dan saya bertemu dengan seseorang yang juga tamu dirumah itu sepertinya teman dari  suami kawan saya, yang entah memang ramah atau ganjen sesuatu yang terkadang beda-beda tipis, dan entah saya memang orangnya aneh atau gimana, saya tidak nyaman dengan tipe laki-laki yang seperti itu pada pertemuan pertama. SKSD banget. 
Saya pun secepatnya menyelesaikan urusan saya, karena segera ingin tidur siang dan mencuci pakaian, karena besok berencana membikin wajik dan janjian dengan teman-teman untuk hang out. Dan lelaki itu pun masih dengan [terlalu] ramah berbasa basi.  Ah saya kemudian menjadi tidak tega atau mungkin lebih kepada karena kemudian dia juga menggunakan bahasa jawa ketika mengetahui saya ngobrol memakai bahasa jawa dengan sang empunya rumah, maka saya pun mulai meladeni  basa basinya. Ikatan primordial itu ternyata begitu kuat ketika kita tinggal di tanah rantau. Dan saya juga teringat kata-kata @huruf kecil
“kita tak selalu punya pertemuan kedua,
berbaik hatilah,
agar orang tidak hidup dengan kesan buruk dari pertemuan pertama”
Saya pun berusaha seramah mungkin berpamitan dan meninggalkan kesan yang baik pada laki2 tersebut sekaligus permintaan maaf saya atau kecuekan saya tadi menanggapi basa basinya. Dan setelah diperhatikan ternyata manis juga….khas lelaki jawa….semoga saya ditakdirkan masuk dalam kaum yang selalu punya pertemuan kedua…halaaaaaahhhhhh....*ini hasil pekerjaan mata dan saya lebih percaya hasil kerja hati

11.23
hari ini saya merasakan hidup yang penuh dinamika, seperti roller coaster, kalau kemarin saya boleh tertawa-tawa, tersenyum-senyum, hari ini saya seperti membentur tembok yang galak dan ketus, untungnya saya sedang dalam kondisi hati seluas langit tanpa batas, kondisi yang hanya sesekali saja terjadi pada saya, kondisi ketika kata-kata setajam atau semenyakitkan apapun tak mampu merobek hati saya, kondisi ketika tidak dianggap sekalipun tidak bisa membuat saya down.

Note : kalimat untungnya dan seterusnya itu ternyata hanya harapan saya....semakin saya memikirkannya semakin saya berkaca-kaca dan...aaarrghhh....kamu selalu berhasil membuat saya menangis :(((((

Friday, July 6, 2012

Jumat pertama bulan Juli


04.52
Selamat pagi Hujan…… *riuh sekali hujan merayakan pagi*
Iramanya seperti nyanyian nina bobok bagiku….
Dingin yang dibiaskannya membuat kedua tanganku menarik selimut lebih rapat dan tenggelam dalam kehangatannya
Sejenak terbayang ibu-ibu pedagang dipasar, aaahhhh ketika hujan bagiku adalah berkat…sebagai musik pengantar untuk tidur kembali tapi bagi mereka hujan di pagi buta adalah musibah. Jadi teringat tayangan berita kemarin sore, kekeringan di Banten membuat petani gagal panen dan akibatnya tidak bisa menyekolahkan anaknya. Satu peristiwa bisa menjadi berkat bagi sebagian orang sekaligus juga musibah bagi sebagian lain. Dan saya tidak punya keberanian lagi untuk bertanya, mengapa Tuhan…..

07.45
Sampai di kantor masih sepi
Memarkir motor, dan menemukan kucing tetangga yang sering main ke kantor masih terlelap….nyenyak sekali. Bahkan hujan yang bagi saya berkat tadi pagi, dinginnya juga menjadi berkat bagi si kucing.


Oiya masih tentang hujan, hujan yang di pagi buta tadi adalah berkat bagi saya, karena membuat saya kembali terlelap dengan nyenyaknya, dalam beberapa saat telah berubah menjadi musibah ketika, waktunya berangkat ke kantor ternyata masih gerimis. Saya harus kembali naik keatas untuk mengambil jaket dengan menggerutu [tentu saja] dan turun lagi. Sudah lupa bayangan ibu2 pedagang pasar yang harus membawa dagangannya dalam hujan tadi pagi, bahwa saya masih jauh lebh beruntung. Dan saat itu saya menemukan kenyataan tak terbantahkan, saya memang manusia…wkwkwk…eanaaaaahhhhh…….

12.03


Ini sebenarnya pekerjaan yang tidak begitu saya suka, mencocokkan, memilah kemudian mengarsipnya…dalam jumlah yang tidak sedikit dan menghabiskan waktu setengah hari ditemani cappuccino pagi ini yang cepat sekali dingin seperti seseorang yang divonis penyakit yang belum ditemukan obatnya, penyakit “aku mencintaimu dan kamu mencintai dia”, saya ingin sekali menjadi penemu obatnya, terutama untuk menyembuhkan diri sendiri *hahaha *mentertawakan kenyataan puahit itu terkadang merupakan cara terampuh menerima kenyataan meski tidak selalu berhasil sih

14.42
Saya ngikik dan senyum2 sendiri…hadeuuuh…..now… I know why….saya selalu bisa tersenyum dan tertawa dan merasa nyaman, bukankah itu amunisi mematikan dalam memasuki kancah peperangan yang disebut “hidup”? Dengan senyum dan tawa, bukankah semua akan terasa lebih mudah? Aah…. please Lord…..please……from deep inside my heart  I beg You….

17.30
dan kamar saya berubah menjadi pasar tiban. selama tiga jam
benar2 ramai. ditambah kedatangan dua orang teman lagi...
perfecto gaduhnya. perempuan kalau sudah kumpul itu memang luar biasa.
dan saya sebagai penjual monopoli :p bukannya memonopoli pasar tapi malah dibuat stress dengan polah mereka. :)))
pasar bubar, saya dan dua orang teman tadi keluar mencari makan.
perjalanan yang seru karena harus pake acara warung tutup, ganti soto lamongan, sudah saya tunggu di tempat ternyata teman saya malah sudah bablas...akhirnya terdampar di warung nasi goreng setelah acara tunggu menunggu, jatuhnya saya selalu menunggu, tidak pernah tidak. untungnya nasi goreng teri nya enak jadi semuanya terbayar lunas.

22.00
online...online...:)
cukup senang hanya dengan melihat nyala sebuah emo
browshing sembari mendengarkan pembacaan puisi @huruf kecil, saya suka sekali cara dia membacakan puisi, terlalu biasa sebenarnya tanpa intonasi tajam, tapi karakter suaranya yang menjadi poin plus. bagi saya keindahan untaian kalimat2nya demikian hidup dalam alunan suaranya. saya tidak bosan2 mendengarkannya lagi dan lagi.
ah...malam ini sang kantuk datang lebih awal berkolaborasi dengan letih dan hawa dingin yang terdengar seperti suara ibuk sewaktu saya kecil, ayo bobok sudah malam dan beliau mulai menyanyikan sebuah lagu yang masih saya ingat sampai sekarang sementara tangan saya berada di pipinya itu kebiasaan saya sampai jatuh tertidur. ah ibuk.....selamat malam

good night malam and you.....sleep tight....



just another day

Kamis pada hari kelima Juli

"good morning... pagi...!" sudah aku ucapkan pukul 4 pagi, ketika aku terbangun.
ketap-ketip, membetulkan selimut, beberapa hari ini palembang begitu dingin, sepertinya dingin yang menasional, kondisi di rumah di jogja malah 20 derajat celcius.
sesekali sudah ada suara kendaraan yang melintas, sepagi ini mereka sudah memulai aktivitas atau sedang memburu waktu untuk mengakhiri aktivitas dan segera beristirahat...entahlah
aku kembali berusaha memejamkan mata dengan bayangan yang sama yang melintas setiap aku merapat ke gelombang alfa. selalu.

ada dua hari dalam satu minggu aku mencari "pohon ara" untuk sekedar lebih memahami hakikat suatu hubungan vertikal, dan hari ini adalah hari kedua dalam minggu ini. entah kenapa rasanya berat dan ngantuk sekali menunggu beranjaknya waktu yang kata si @huruf kecil berwarna coklat.
"rolasan" aku manfaatkan untuk sejenak pulang ke kost untuk memejamkan mata. dari 60 menit hanya berhasil memejamkan mata pada 15 menit terakhir. akibatnya justru tubuh kehilangan kekuatannya lemas sekali rasanya. tidak biasanya. aku selalu bisa melalui kedua hari "luar biasa" ini sama dengan hari2 biasa lainnya. tetapi hari ini berat sekali rasanya.

padatnya pekerjaan diawal bulan tidak didukung oleh si kompie, beberapa kali mati, yang pertama kali mati cukup membuat kepalaku keluar tanduk, entry data yang sudah berlembar-lembar harus hilang karena belum di save. kadang memang untuk tahu sesuatu yang baik dan benar yang terbaik itu harus mengalami dulu yang namanya kesalahan, jatuh. itulah gunanya pengalaman. pengalaman kehilangan data yang sudah diinput membuatku mengaktifkan auto save recovery yg disarankan teman dan lebih sering nge-save pekerjaan.

pekerjaan sesekali terhenti oleh beberapa sms yang masuk. mulai dari tawaran operator sampai sms dr beberapa teman. satu yang cukup menarik perhatianku. aku hargai kejujurannya padaku bercerita. satu hal yang pada awalnya aku yang membukakan jalan. ketika kemudian perkembangannya menjadi "aneh" membuatku jengah sendiri. tetapi thanks God, aku mendapat jaminan bahwa apa yang telah aku lakukan diawal tidak akan membawa mereka pada suatu kesalahan. aku pegang jaminan itu. meski tidak yakin

seorang teman mengajak makan rawon di sebuah RM Jawa, aku memesan gudeg dia rawon, kami saling mencicip pesanan masing2. lidah saya kok semakin asing dengan masakan jawa. terasa sangat muanis sekali. perut pun seperti menolak butiran-butiran nasi yang masuk setelah kekosongan seharian. lidah pun berubah, selera berubah mengikuti dunia yang juga berubah. hanya kamu yang tidak berubah.  mungkin seperti perut yang kosong ya..harus pelan-pelan...sedikit demi sedikit. berubah untuk kebaikanmu sendiri. untuk kebahagiaanmu. itu yang selalu ada dalam doa ku.

setelah mampir ke mall sebentar, kami pulang. penat sekali rasanya. dengan beberapa mp3 pembacaan puisi @huruf kecil on my playlist, aku membuka kotak ajaibku, yang herannya akhir-akhir ini jarang rewel dan sangat bersahabat. menunggumu di luar pagar beranda yang belum menyala lampunya. tak jua muncul. aku pun beranjak dan mematikan lampu. hari yang tidak sempurna. mungkin esok aku lebih beruntung.

"good night...malam...!"







Thursday, July 5, 2012

pada suatu malam

Bulan tidak kelihatan senyumnya malam ini
tidak seperti malam kemarin dari balik kaca jendela ia mengajarinya cara terbaik tersenyum
waktu itu malam masih begitu muda, ketika dia bersitatap dengan senyum tulusnya
satu hal yang berhasil mengajaknya tersenyum malam itu

malam ini bulan tidak kelihatan, juga dia yang selalu ditunggunya di depan pintu berandanya. setiap malam
ya dia lelananging jagadnya. dunianya.
dunianya yang sempit. kadang penuh sesak oleh kekhawatiran... ketakutan
dan hampir semua karena dia.
dunia yang dalam beberapa bilangan waktu lalu berwarna sephia
hadirnya mengingatkannya kembali ada banyak warna indah di dunia ini meski itu tanpa disadarinya

seorang lelanang yang tidak pernah menyadari ia adalah harapan sebuah hati
atau tidak peduli lebih tepatnya
hidupnya milik sebuah masa dalam bilangan waktu yang telah lalu
yang setiap potong kenangannya ditulis rapi dalam bait demi bait prosa hidupnya
semua terbaca oleh sebuah hati yang meninggalkan sayatan demi sayatan luka menganga
dan ia masih tetap disana menunggu, sayatan luka itu malah membuatnya tidak bergeming tidak beranjak
ia tetap disana entah untuk apa




Tuesday, June 26, 2012

.Sammy dan tumis kangkung.

memasuki "rumah" saya yang satu ini berasa asing sekali, jika ini sebenar-benarnya rumah mungkin sudah lumutan dan banyak sarang laba-laba di sana sini belum debu nya yang mungkin sudah bermili-milimeter, kadang saya merasa bagai sebutir debu yang ingin menggapai sebuah bintang dilangit :p ini ungkapan putus asa ala sepikannya para tuips :)) *mungkin ga ya? [aha ini curcol nyelip :)] ahh bukankah nothing impossible in HIM...sering saya selipkan pinta egois saya didalam rintihan sebuah doa....Tuhan saya ga mau yang lainnya, saya cuma mau dia...trus sering saya membayangkan DIA menjawab...emang siapa loh ngatur2 GUE *gaya nya andre...ups....jgn protes ya...pola hubungan saya denganNya adalah kawan dekat... jadi imajinasi perbincangan saya denganNya ya perbincangan teman dekat yang kadang alay, dan karena DIA adalah SANG MAHA maka DIA pasti mengerti segala bahasa termasuk bahasa alay bahkan bahasa airmata sekalipun, tapi ada saatnya saya juga membayangkan IA tersenyum dengan bijak sambil membelai kepala saya dan berkata, AKU akan memberikan yang terbaik untukmu...dan saya hanya bisa mengangguk pasrah dalam aura keteduhan yang tak mampu saya tolak. ini tadi mau ngomongin apa ya kok jadi melenceng jauh :p

oiya, saya ingin menuliskan tentang kejadian beberapa hari yang lalu, pagi-pagi ketika saya nonton TV sambil ngantri kamar mandi, ada berita seorang gadis yang mengaku sebagai teman kumpul kebo nya sammy, (ngemeng2 kenapa ya disebut kumpul kebo? bukan kumpul semut atau kumpul amoeba gitu yg lebih gimana) astaga itu perempuan, saya nggak ngerti apa yang ada dalam pikirannya, ia menjatuhkan orang lain dengan membuka aibnya sendiri, terlepas benar atau tidaknya apa yang diungkapkan wanita tersebut, taruh kata itu semua benar bukankah itu malah membuka aibnya sendiri dan membuat orang menilai rendah dirinya, seorang yang mau diajak hidup serumah tanpa ikatan perkawinan, belum lagi kemudian ditampilkan gaya-gaya berfotonya yang seronok, ah masyarakat langsung bisa menilai siapa dia. Tapi bukan itu yang ingin saya ceritakan sebenarnya, bagi saya mau seperti apa ia menjalani hidupnya itu adalah pilihan dia, tapi menjadikan itu sebagai alat untuk menjatuhkan orang lain adalah sungguh bukan suatu hal yang bijaksana, karena yang terjadi justru sebaliknya, orang justru menilai rendah dia (membaca komentar-komentar orang tentang dia) mengapa mau diperlakukan seperti itu, bukankah dia sudah memilih dan dia harus menanggung segala konsekuensinya termasuk ditinggalkan.

ada hal yang membuat saya kembali kagum pada Sammy, (selain suara nya yang amazing juga kemampuannya untuk bangkit lagi dari keterpurukannya dan sukses dengan album pertamanya, jatuh kemudian bangkit dan sukses bukanlah suatu hal yang mudah, membangun dari awal dan sukses mungkin sudah biasa, tapi sukses jatuh kemudian bangkit dan sukses lagi, hanya mereka yang tangguh yang mampu, dan saya mengangkat jempol untuk Sammy) dengan sabar dia menanggapi kicauan perempuan yang kembali merusak imagenya tersebut. untungnya banyak fans nya (saya membaca di account twitternya) kekasihnya, keluarganya semua mendukungnya, termasuk saya juga sebagai sammy lovers. Masa lalu adalah masa lalu, seburuk apapun itu. hidup adalah sekarang dan besok. Seburuk apapun Sammy dimasa lalu bagi saya tidak mengurangi respect saya kepadanya. Dia sudah menebus kesalahannya di masa lalu, dan dia sudah membuktikan bahwa ia belajar dari kesalahannya (setidaknya sampai hari ini), ia tangguh, ia lebih dari seorang pemenang. Semoga ini menjadi pelajaran baginya untuk tidak mengulanginya lagi, karena untuk sebagian orang hidup itu adalah masa lalu, sekarang dan esok. kesalahan masa lalu masih dibawa-bawa ke masa sekarang, dan kita tidak bisa menyalahkan mereka untuk itu. orang bebas menilai kita dan mau tidak mau kita harus mau dinilai.

saya ingin menutup tulisan ini dengan tumis kangkung [gak nyambung ya? :)]...menumis kangkung dengan sempurna (baik rasa, tingkat kematangan dan warna) itu gampang2 susah, untuk mendapatkan tingkat kematangan yang pas tetapi warna tetap hijau menarik itu tidak gampang. kadang warna sudah pas tapi belum matang/alot, kemudian dimatangkan lagi warna jadi berubah tidak hijau segar lagi.


demikian juga dengan hidup kita. kita sebagai makhluk sosial yang mau tidak mau harus berinteraksi dengan orang lain. seperti untuk mendapatkan kesempurnaan tumis kangkung, kita tidak selalu bisa terlihat pas tingkat kematangan dan kehijauan dimata orang lain, ada yang menilai kurang ada yang menilai too much, kita benar pun masih ada yang menggunjingkannya apalagi kita salah (berkaca pada berkicaunya wanita yang mengaku pernah hidup serumah dengan sammy). akhirnya semua kembali ke diri kita sendiri, ketika kita tidak ingin di begitukan ya jangan membegitukan....kita ingin didengar ya harus belajar mendengar...kita ingin di...di...di...ya kita harus terlebih dahulu belajar me..me..me....better melihat dulu kedalam sebelum menilai sesuatu terlebih seseorang. apakah tumis kangkung kita sudah cukup matang dan hijau? untuk melihat/menilai tumis kangkung tetangga? :)
selamat menumis kangkung...:)




Saturday, June 9, 2012

.sebuah "perjalanan" napak tilas.

brrrrrrrrr......dingin ya membawa "aku" terbang melewati kelabunya pagi dalam deras titik-titik air yang berjatuhan, meninggalkan aku yang terbaring dalam balutan selimut hangat dengan mata yang beberapa menit sebelumnya terbuka karena telinga mendengar here for you-nya firehouse dari sebentuk benda berwarna hitam berlayar mungil dengan wallpaper aksara pelangi bertuliskan -dear God- [yang lupa di silent] sebagai tanda sebuah pesan singkat menanti untuk dibuka.

04.58. gosh....saya akan berpikir ulang untuk mengirim sms pada jam segitu [karena saya pasti belum bangun lebih tepatnya :p ] terlebih untuk sesuatu yang tidak begitu urgent. tapi...it's okay lah...I take the risk...lagian salah sendiri tidak di turn off atau di silent.

"aku" bermain-main dengan hujan. kedua tangan"ku" menadah tiap rintiknya yg jatuh, rasanya seperti pijatan lembut seorang saudara jauh yang ahli memijat telapak tangan, lembut tapi kuat. rintiknya mulai membasahi anak-anak rambut"ku" hingga menjadi kuyup, dingin mulai memasuki pori-pori kulit terus merambat mengikuti aliran pembuluh darah hingga menyentuh kedalaman dan berhenti pada porosnya.

beku. seperti sebongkah es batu di lemari pendingin. seperti kamu pada suatu menit selama beberapa detik yang tertangkap inderaku pada beberapa pertemuan. dingin. begitu dingin. kepala mengangguk tetapi mata menerawang kosong

"aku" harus bergerak untuk melumerkan "kebekuan" ini. kesana. ya kesana. kemana lagi. itu tempat yang paling aku inginkan. berkereta awan pekat yang ditiup angin. pada sebuah persimpangan jalan dengan keramaian pasar pagi. riuh yang berbeda nadanya dengan riuh dipasar kilometer empat. nada tinggi disini sama dengan nada sedang di kilometer empat. lain ladang lain belalang-lain lubuk lain ikannya. dan dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.

aku kangen "blusukan" kesana. mas e penjual pindang yang murah senyum di gerbang pintu masuk. perempuan tak pernah bersisir dengan aroma badan yang tidak begitu wangi yang duduk dipojok pintu masuk dengan bibir "umak-umik" bergumam entah apa yang ada dalam pikirannya, menanti uluran makanan dari mereka yang berbelas kasih. ibuk e penjual intip goreng. yu surip atau yang lebih terkenal dengan yu kebo karena badannya yg besar, tetanggaku, penjual kembang setaman yang selalu menyapa dengan senyum ramah. ibuk e penjual kunir asem yang sering dibantu anak lanangnya yang berhidung mbangir se-mbangir "adam's apple"nya. mbak e penjual gemak bacem. simbok e penjual gatot tiwul gethuk. mbah sastro dan gudeg sapi serta empalnya dengan sapaan lembutnya "ngersake opo wuk...?" mbak e penjual lempeng limaribuan yang tiada duanya yang berdampingan dengan mbak e penjual opor bebek yang gurih dan mas penjual bandeng. mbak tiyok penjual ayam langganan bunda yang sudah seperti toko emas berjalan. simbah e penjual pisang yang gapyak....aaahhh begitu dekat begitu nyata.

"aku" tiba di sebuah halaman dengan dua pohon rambutan dan satu pohon klengkeng bangkok serta kebun mini aneka tanaman hias disebelah gupon si "bagong" yang dulu piaraannya suka mencecer-cecerkan kotorannya ke motorku dari atap rumah yang selalu membuatku bernyanyi "Indonesia Raya dari sabang sampai merauke" ketika mengetahuinya di detik-detik seharusnya aku sudah di seperempat jalan menuju ke kantor. pot-pot sansieviera, aneka anthurium dalam berbagai bentuk, aglonema, ephorbia, anggrek bulan yang kalau sedang berbunga...wuiiiihhhh....yang jika saya melihat pada satiap gurat dan ruas daunnya atau keindahan kelopak bunganya....saya mengakui IA...sang pencipta adalah maestro seni yang luar biasa.

aku kangen bermain-main dibawahnya bersama para kurcaci, kangen masuk ke kebun mini itu, meski tidak jarang badanku bentol2 karena keganasan nyamuknya, kangen main badminton di halamannya bersama si bagong, si bagong yang selalu mengakhiri permainan dengan 5 kali mati yo bul, dan kalau belum 5 kali mati kami belum berhenti meski hari telah gelap dan shuttlecock tidak lagi keliatan. ahh bagong......dengan ciri khas nya....daaaarrrrr.....mo gandul.....

"aku" memasuki rumah, ruang tamu dengan ubin kuno jaman dahulu, aquarium dengan satu-satunya penghuni, si arwana peninggalan mas e yang mulai dipelihara waktu masih panjang 8 cm hingga sekarang sudah lebih dari 30cm. kaylla dan pakdenya selalu berburu cicak untuk makannya tiap malam. sebuah "longkang" dengan aneka anggrek ungu dan putih yang bergantungan. sebuah kamar dengan sosok dua orang yang kurindu untuk kupeluk. sebuah ruang yang tak pernah bisa rapi karena para kurcaci. sebuah kamar cat kuning dan ungu. sebuah tempat tidur dengan bantal dan gulingnya. yang banyak menyimpan cerita tentang tawa senyum dan tangisku yang hanya pintu dan jendela yang tahu. aaaahhh..."aku" merebahkan tubuhnya disana.....damai yang kurindu.

kini ada ruang lain yang menyimpan tawa bahagiaku untuk sejumput rona jingga yang tanpa sengaja tertoreh, ruang yang sama yang juga menjadi saksi kegalauanku pada malam-malam yang sunyi, ruang yang sama yang menyimpan bantal yang menjadi limpahan air mata rindu kepada omah dan segala isinya, airmata kepedihan untuk sebuah pedih yang lain, ruang yang sama juga tempat aku menjerit dalam diam kepadaNYA untuk aneka pinta yang begitu rewel. ruang bercat putih dengan empat bingkai jendela tempat aku menyapa bulan dan bintang, tempat aku mengaggumi rinai hujan. dengan gordyn coklat yang sering dipermainkan angin yang gundah. sebuah ruang dimana semalam aku merenung dan berkontemplasi tanpa menemukan simpul. sebuah ruang yang masih akan menyimpan banyak cerita.

terimakasih kepada hujan bulan juni di pagi yang pucat, yang membawa"ku" sejenak berdiam di damainya sebuah tempat bernama  "omah"
terimakasih pada pengirim sms yang membuatku terbangun dan "berkelana", sungguh sebuah perjalanan yang indah dan menakjubkan

::pagi tadi sebelum cahaya 09.06.2012::


Friday, June 8, 2012

.Rainbow cake - Roti Pelangi.

dengan selai blueberry..hmm
Hitam Putih Episode Kamis 08.16.2012 kemarin menyelipkan cerita tentang Rainbow cake disela-sela perbincangan sang host dengan Pevita serta Aurellie...gadis-gadis belia dengan pemikiran yang hmmm...seusia mereka dulu saya belum sampai pada tahap berpikir seperti itu. Zaman berubah and people's changing...ada sisi positif dan negatifnya tentu saja, tapi saya tidak ingin membicarakan itu.


Dan saya sangat tertarik dengan rainbow cake yang dari cara Pevita dan Dedy makan sepertinya pak bondan banget....uwuenaak tenan.....terus terang roti yang konon katanya lagi naik daun ini (di Palembang kayaknya belum naik daun, atau saya yang tidak tahu ya) baru pertama kali ini saya tahu. Jadi berasa hidup di belantara lapis ke tujuh :p

Pencipta roti ini adalah seorang gadis 21tahun Kaitlin Flannery, yang pertama kali membuatkan roti untuk sahabatnya yang akan pindahan ke Ohio seperti yang ditulis dalam blog nya
Anyway, I made this cake for a good friend.
A friend that started as my worst enemy 12 years back, a friend that dreams of losing shoes and a friend that understands the great significance of screaming "EARTHQUAKE!" She's moving to Ohio at the end of this week, and although I'll miss her, I know she's going to have an awesome time living there.
As soon as she told me she was having a going-away party, I thought of the perfect dessert to tote along. I don't think anything else would have been more suitable than this monstrosity of a cake. 
Sejak itu, Rainbow cake menjadi naik daun di sono, dan akhirnya merambah ke Indonesia. Saya yang memang penyuka pelangi, karena indahnya dan beberapa filosifinya yang keren langsung tertarik ketika melihatnya. seperti yang dikatakan Kaitlin Flannery dalam blognya, memang cake ini keliatan biasa bentuknya [hanya terlihat lebih tinggi dari cake kebanyakan] karena memang dibalut dengan white buttercream tapi ketika kita mulai mengirisnya... OH SNAP! THIS CAKE IS CRAZY!  siapapun rasanya pasti ingin mencicipinya ketika melihat roti ini. WHAT THE CAKE :))



Saya jadi berpikir, betapa kreativitas menjadi keunggulan kompetitif sekarang ini. siapa kreatif dia akan unggul dari yang lain. saya ingat dalam sebuah perbincangan yang saya hanya jadi pendengar, seorang ibu yang profesinya sebagai dosen membicarakan tentang keunggulan kompetitif. Daerah tempat tinggal kami memang termasuk daerah tujuan wisata di Jogjakarta, Kaliurang-kawasan puncak di kaki Merapi, dan ada oleh-oleh khas Kaliurang jadah-tempe dan ampyang. Tetapi oleh-oleh ini tidak mempunyai keunggulan kompetitif, karena kemasan masih sangat 'old fashioned', hanya dibungkus kertas minyak dilapisi daun, demikian juga dengan ampyang hanya dibungkus plastik biasa. Dibanding dengan daerah tujuan wisata lain di daerah lain, Kaliurang memang kalah jauh. Kalau memang mau meningkatkan pendapatan daerah dan perekonomian masyarakat selain dari retribusi ya pemda dalam hal ini instansi terkait harus melakukan pembinaan pada pedagang-pedagang tradisional. demikian kata ibu tersebut.

Saya jadi ingat ketika saya jalan-jalan ke Solo dan mampir untuk beli oleh-oleh disuatu toko oleh-oleh. disitu keciput dan onde-onde mungil dikemas sedemikian rupa, sehingga tanpa tahu rasanya orang tertarik untuk membeli termasuk saya. demikian juga dengan bisnis "tela-tela" yang fenomenal di Jogja itu, ketela goreng dengan kreatif disulap menjadi semacam french fries dengan aneka rasa...dan dibuat sistem frenchise bagi yang berminat. Dalam waktu yang singkat pemilik tela-tela menjadi jutawan baru. banyak cerita sukses yang berawal dari kreatifitas. dan sepertinya itu yang harus dimiliki oleh setiap orang untuk bisa paling tidak bertahan hidup di dunia yang semakin "gila" dengan persaingan ini. dan saya rasa juga dalam menjalani hidup yang embuh ini kita juga memerlukan kreatifitas. supaya kita bisa menikmati setiap likunya dengan senyum (yang kata kawan saya sekarang ini susah didapat) dan tawa.
Mari  menjadi kreatif....untuk memenangkan hidup :)


::menjelang senja 07.06.2012::

Thursday, June 7, 2012

.do you believe in zodiac?.


"dasar scorpio...keras kepala"
itu kata seorang teman saya, ketika saya ngeyel dengan apa yang saya yakini.
perkataan teman saya itu membuat saya iseng googling tantang zodiak, saya heran saja seorang dia bisa demikian percaya ada hubungan antara sifat manusia dan zodiak. terus terang saya tidak mempercayai itu, apalagi ramalannya. Hare geneeee......???
dan saya memulainya dengan googling bintang saya

Sifat-sifat Scorpio

Simbol : Kalajengking
**ga ada hewan lain yang lebih unyu2 sebagai lambang ya :(..hewan ngentupan gek buat lambang....woooshaaaa

Periode : 24 Oktober – 21 November 
**berapa kepala coba pemilik zodiak ini di dunia 

SIFAT YANG MENONJOL
Pandai menyimpan rahasia, keras kepala, memiliki pendirian teguh dan cerdas. Serius dan tak banyak bicara bila sedang asyik bekerja. Ia memiliki semacam kekuatan atau kepandaian yang tersimpan. Bila kepandaiannya yang tersimpan ini digunakan, pasti akan membawa sukses gemilang. Mudah naik darah, sensitif dan mudah tersinggung, namun rajin bekerja.
** ahaaa....ternyata memang ada keras kepala disebutin disini (ya kalau ga keras bukan kepala namanya, bantal euy....)
wahh saya mulai was-was kok beberapa sepertinya match dengan saya ya...:(

PERCINTAAN
Berwibawa dan agung, meskipun sedkit angkuh, ia tak main-main dalam hal cinta. Dan meski ia seorang pencemburu dan cenderung menguasai kekasihnya, namun ia pandai membuat kekasihnya senang, bahagia dan tentram.
**berwibawa dan agung..apaaa maksudnyaaaaaaaaaa....??? waduuuhhh.....sepertinya ini juga match

Jodoh yang cocok untuk Scorpio : Capricornus dan Cancer.
Jodoh yang tidak cocok untuk Scorpio : Gemini.
**hanaaahhh....kalau ini mboten mawon.....cocok atau tidak cocok itu masalah bagaimana komitmen awal dibangun (dihadapan Tuhan lagi), harusnya kalau sudah berkomitmen ya...yang tidak cocok itu harus dimaklumi nobody perfect...dan konsisten dengan komitmen dalam perjalanannya, tidak cocok ditengah jalan ya harusnya tetap konsisten dengan komitmen yang dibangun...saya pass bagian ini

PERGAULAN
Bila sudah berteman dekat dengan seseorang, ia bisa setia dan mempunyai dedikasi tinggi. Namun sekali saja temannya menyakiti atau melukai hatinya, maka ia kaa membalas dendam tanpa ampun.
**saya tidak memuji diri saya sendiri, tapi kali ini zodiak ini salah...saya bukan pendendam apalagi tanpa ampun..wkwk..that's not me....

PEKERJAAN
Rajin bekerja dan penuh tanggung jawab. Ambisi dan semangatnya pun tinggi. Ia juga penuh bakat dan mau bekerja keras.
**kayaknya seorang teman yang bukan scorpio juga punya sifat ini deh...jadi gimana dong...?

Pekerjaan yang cocok bagi orang Scorpio :
Dokter Spesialis, Pengarang, Insinyur, Apoteker.
** whew pengarang....? *think :)

PERKAWINAN
Sangat sukses. Setelah menikah, biasanya rejeki orang Scorpio akan terbuka lebar dan ia akan mendapatkan kesuksesan yang gemilang.
** waaaahhh...ya saya aminkan saja :)

REJEKI
Bagus, Dengan kecerdasan dan kepandaiannya yang tersimpan, ia tak pernah mengalami kesulitan untuk masalah keuangan.
**ini juga amin...hahahaha

SUAMI SCORPIO
Pendiriannya kukuh, rajin bekerja, tidak mudah terpengaruh dan pantang menyerah. Cintanya pada istri dan anaknya begitu dalam.
**ini bukan saya berarti...wkwkwk

ISTRI SCORPIO
Bertanggung jawab, penuh perhatian, pandai mengatur rumah tangga, dan tak suka diperlakukan kasar.
**rasanya semua perempuan seperti itu tidak peduli apa zodiaknya

MASALAH SEKS
Gairahnya amat besar. Ia memang romantis tetapi paling suka dicumbu oleh pasangannya.
** waaaaaaaaaaaa.......belum bisa saya buktikan....wkwk

SIFAT-SIFAT POSITIF
Jujur, berani, teliti dan tidak mudah terpengaruh. Tabah dan tak pernah mengeluh.
**waduuuhhh.....pernah banget mengeluh je pakde.....dalam kata keterangan "sering" malah....wkwkkw

SIFAT-SIFAT NEGATIF
Curigaan, pendendam, emosinya meledak-ledak, nekad, bahkan tak segan-segan berkata-kata kasar bila sedang kesal. Selain itu juga serakah dan suka mementingkan diri sendiri. Berteman hanya mencari keuntungan.
**hadooohh....ngeri banget dengan sifat negatifnya...
curigaan..? iya... :) 
pendendam...enggaakkkk... 
emosi meledak..kalau sudah kebangeten mungkin iya...tapi belum pernah 
nekad...sometimes... 
nah ini...berkata kasar.... saya mendengar saja suka geli kuping saya....apalagi mengucapkannya... bukan saya, 
serakah...mementingkan diri sendiri..berteman mencari keuntungan...? hehehe...rasanya kalau begitu saya tidak akan mempunyai banyak teman sekarang....:)

HARI BAIK
Minggu dan Selasa.
**saya penganut sekte semua hari baik...:) 

waaahhh.....jadi harus bilang apa yaa.....???
mau bilang tidak percaya, kenyataannya ada beberapa yang benar, tapi membenarkan juga..nyatanya ada beberapa yang tidak benar....
satu hal yang saya tidak mengerti apa hubungannya sifat dan nasib manusia dengan gerakan benda-benda tata surya (planet, bulan, dan matahari). entahlah..... 

tapi memang ada beberapa orang yang percaya dengan zodiak, yang langganan tabloid hanya untuk melihat ramalan bintang minggu ini, bagi saya sih it's okay...asal cukup diambil positifnya saja untuk menjadi sugesti postif dalam menjalani hidup.

dan saya masih seorang yang belum bisa mempercayai itu, saya yang sekarang adalah hasil sebuah proses hidup, seperti proses pembuatan bejana tanah liat.....diolah sedemikian rupa... dibentuk... dibakar... sakit....terluka...kecewa...putus asa...itu yang membentuk saya yang sekarang, bukan karena pengaruh gerakan benda-benda langit. saya masih ingat sakitnya, kecewanya, putus asanya berada dalam proses itu, dan itu yang melahirkan kata tabah dalam sifat saya bukan karena takdir yang melahirkan saya di tanggal 28 Oktober dan berzodiak Scorpio. 


ahh...semuanya kembali ke kita...mau percaya atau tidak....itu pilihan. dan bijaklah dalam memilih :) kalau memang itu bermanfaat untuk membuat kita menjadi lebih baik yaa....lajulah kalau kata orang Palembang tapi kalau itu hanya akan membuat kita tidak lebih baik..mengapa harus diterus-terusin....percaya yang pasti-pasti saja, IA yang sudah terbukti Maha sakabehe.....

::setelah googling zodiac siang ini 07.06.2012 ::

Tuesday, May 29, 2012

.nyampah organik.


Entah kenapa selalu ada sepenggal cerita dalam sebuah chapter di buku kehidupanku,  ketika  suatu makhluk super ‘njelehi’ bernama kesedihan  muncul mak bedunduk, mak pecungul, tanpa aba-aba, menyita semangat dan menawan bahagia beserta kroni-kroninya si senyum dan si tawa dan kemudian entah dipenjarakan di penjara bawah tanah mana, hilang menguap lenyap tanpa jejak begitu saja menyisakan kekosongan dan kehampaan yang mendalam....yang kemudian mengundang airmata untuk mengurai sesak yang menghimpit…bukan airmata yang biasa, tapi airmata yang cukup membuat lebam mata. 

Kesedihan itu hadir menyentak lewat ‘one klik’ sebuah lagu mellow, menerabas masuk lewat syair demi syair lagu yang saya dengarkan, laksana badai, ia menghancurkan dan memporak porandakan tembok pertahanan saya yang berulang kali jebol dan dibangun lagi dan lagi [yang ternyata] masih juga rapuh, lewat deskripsi novel yang sedang dibaca dan dibuat bantal tidur, lewat persepsi-persepsi ‘embuh dan kadang ngasal’ yang otak saya bangun setelah membaca sebuah tulisan,... ia bersemayam dimana-mana. Dimana saya berada disitulah dia berada. Memakai media apa saja yang bisa digapai oleh hati saya untuk memperkeruh otak dan memberi kerjaan mata menguras air di kantung matanya yang konon katanya itu memang diciptakan khusus untuk kaum hawa. Saya benci sekali moment ini, ketika seolah makhluk-makhluk itu bagaikan sekompi kuman-kuman bertanduk iblis dalam iklan minuman yyang terkenal dengan jargon saya minum dua, yang seolah mentertawakan saya beramai-ramai.

Dan kali ini saya benar-benar tidak tahu saya mau nulis tentang hikmah apa yang bisa saya ambil dari kesedihan saya, maaf kalau pada akhirnya saya hanya nyampah saja di sini, maaf kalau justru menambah daftar panjang dari kenyataan hidup yang tidak mudah yang menjadi alasan pembenaran pertanyaan sinis “apa sih maunya dia dalam huruf besar” . Saya sedang butuh tempat mengurai sesak ini yang ga enaknya lagi diperparah dengan serangan bertubi-tubi virus influenza dari my roommate dan my officemate yang sepertinya gagal saya tangkis bahkan dengan tablet effervescent yang biasanya ampuh. Kepala serasa semakin berdenyut-denyut, sementara seperti ada biji kedondong menari-nari di tenggorokan saya dan aliran kecil anak sungai yang tidak laiknya lewat hidung (silakan lho kalau ada yang mau muntah dulu karena jijik).

Saya mencoba menyidik kesedihan ini berawal, dan menemukan simpulnya pada sebuah makhluk lain lagi yang bernama rasa. Rasa sayang yang [ternyata lagi] melebihi rasa sayang yang dulu pernah ada yang demikian menyakiti dada. Saya tidak pernah mengira akan sejauh ini. Rasa yang tidak luruh oleh hujan kekecewaan, tidak beku oleh dinginnya sunyi, tidak surut oleh teriknya kemarahan, tidak lenyap oleh hembusan angin kebekuan, tidak lekang oleh kejamnya waktu, tidak pupus oleh sebuah jarak yang tercipta. Rasa yang sungguh sabar dan tegar melawan tempaan. Rasa yang membuatku menyadari dia kepada siapa rasa itu berlabuh adalah sosok yang sangat berarti bagiku. Rasa yang kemudian menghidupkan makhluk lain yang tidak kalah mematikannya, ketakutan dan kekhawatiran. Ketakutan dan kekhawatiran akan kehilangan tempat berlabuh itu.  Pada detik aku menutup pintu pertama semalam, makhluk-makhluk itu langsung menyerangku tanpa ampun. Membuatku sungguh tidak berdaya dan tidak tahu bagaimana menjalani ini.


*pada sebuah perhentian ketika kunci pintu untuk masuk atau keluar dipegang sang empunya




  

Monday, May 21, 2012

.jokes can be another way to................... .

Kemarin.
entah sejak kapan, tapi yang pasti tidak sejak lahir saya suko guyon/bercanda. saya suka tertawa, membuat orang lain tertawa, dan dibuat tertawa orang lain. karena bagi saya hidup yang sangat kompleks ini akan terasa simple jika dihadapi dengan tertawa. jadi ngat lagu nya "mamang" yang jenggotnya bisa dikepang itu yang akhir-akhir ini saya kok jadi tidak begitu antipati lagi dengan sosoknya....sebuah kearoganan yang dia bayar sempurna dengan bukti kemampuan dan prestasi yang tidak diragukan lagi.
Hadapi dengan senyuman
Semua yang terjadi biar terjadi
Hadapi dengan tenang jiwa
Semua kan baik-baik saja

Bila ketetapan Tuhan
Sudah ditetapkan, tetaplah sudah
Tak ada yang bisa merubah
Dan takkan bisa berubah

Relakanlah saja ini
Bahwa semua yang terbaik
Terbaik untuk kita semua
Menyerahlah untuk menang
Searogan arogannya seorang Ahmad Dhani, ternyata ia masih menyerah pada ketetapan Tuhan :)
tapi memang demikianlah adanya, pilihannya cuma ada dua mentertawakan hidup atau ditertawakan hidup. kayaknya lebih enakan yang awalannya me...

dan bagi orang-orang dekat saya mungkin sudah tidak asing lagi dengan sifat saya yang satu ini. entah dalam interaksi langsung, sms, telephone, maupun di jejaring sosial, saya sering mengungkapkan sesuatu dengan menjadikannya sebuah joke/guyonan/candaan dan saya punya keuntungan disini. seringkali ketika saya mengungkapkan sesuatu hal, yang demikian adanya tapi orang lain menganggapnya bercanda dan hebatnya jadi tidak tersinggung atau marah (mungkin ini memang seninya berkomunikasi). Kejadian kemarin adalah salah satu contohnya, ketika saya mengumumkan kepada dunia :) tentang uneg-uneg saya di salah satu account saya, saya sempat meng-skak mat- seseorang tanpa dia sadari (yang tumben-tumben dia muncul di daftar komentar dan "ndilalah" pada sebuah postingan yang memang untuk dia...ckckck), dengan nada bercanda dan mungkin karena dia terbiasa dengan sifat saya yg jarang bisa serius jika berkomunikasi, dia sama sekali tidak merasa orang yang dimaksud adalah dirinya. saya tersenyum-senyum sendiri ketika meladeni komentar-komentar teman-teman saya. aah...seandainya dia tahu....apa jadinya...:)

dan ini salah satu cara saya mengurangi beban dalam hati saya, dengan mengeluarkan uneg-uneg dengan cara menjadikannya sebuah guyonan, ketika pada satu sisi saya sangat tidak menyukai sikap dan perlakuannya, tapi orangnya tidak tahu kalau saya tidak suka, dan saya juga tidak mungkin mengatakannya, dan parahnya adalah saya baginya adalah teman baiknya, kotak sampahnya, tempatnya bertanya hal-hal kecil dan dimintai tolong tentang hal-hal kecil dan saya tidak bisa menghindar, lebih tepatnya saya tidak tega untuk menghindar seperti teman saya satunya. mungkin memang terkesan munafik, tapi memang demikianlah adanya. 

saya membenci sikap dan perlakuannya di satu sisi dan di sisi lain saya masih punya hati untuk menolongnya ketika dia minta tolong, saya tidak tahu hati saya ini terbuat dari apa dan saya juga tidak terlalu peduli. saya hanya merasakan kelegaan luar biasa kemudian ketika saya bisa mengungkapkan uneg-uneg saya bahkan "ndilalah bin kebetulan" bisa secara langsung pada yang bersangkutan tanpa disadari oleh orangnya, dan tanpa membuat marah atau tersinggung yang bersangkutan. karena bagaimanapun ia, apapun yang telah diperbuatnya,  ia tetaplah seorang teman. ya teman. ladang hati. suatu saat saya pun pasti akan membutuhkan teman/orang lain. dunia berputar. itu hukum alamnya. ketika kita menjadi teman yang baik bagi orang lain (apapun reward yang kita dapat saat ini manis atau pahit), kita pasti kelak akan mudah menemukan teman yang baik ketika kita membutuhkan.

saya akan menutup tulisan ini dengan sebuah kutipan dari novel yang sedang saya buat bantal tidur :p setelah saya baca beberapa halaman :p
berteman dengan siapa saja, itu sangu utama Darwan dalam pengembaraan mencari makna hidup. Dan cintai sesama, cintailah mereka melebihi cintamu kepada saudara. Karena, kalau kamu memerlukan pertolongan maka yang paling dulu menolong adalah temanmu yang paling dekat dengan kamu, bukan saudaramu yang berada di tempat jauh. 
Suparto Brata - Mencari Sarang Angin 
semoga saya selalu bisa menjadi teman yang baik bagi teman-teman saya dalam segala kondisi tanpa terkecuali. *hari ini, hari "I started a joke sedunia" di dunia saya :)


Sunday, May 13, 2012

.message in a bottle.


Senja, itu yang selalu dicari El jika mengunjungi  eyangnya di Jogja. Beberapa sudut Jogja menjadi tempat favoritnya mandi cahaya jingga dari sang matahari yang sejenak berpamitan dalam janji untuk datang kembali esok pagi. Janji kedua setelah janji Tuhan yang ia pegang. Janji yang tidak mengenal ingkar. 

Senja, entah sudah berapa potret dirinya dalam bingkai senja yang tersimpan dalam folder twilight, setiap tempat yang pernah ia datangi ada dalam bingkai senja dalam folder itu, senja dengan kekuatan magisnya yang mampu membuat ia menjura pada Pencipta gradasi warna nan eksotik. membuat ia merasa hanya sebutir debu ditengah keajaiban semesta yang tidak pernah berhenti membuatnya berdecak kagum. Ia memang Pelukis Yang Agung dengan jumlah masterpiece pada bilangan yang tak terhingga.  

Senja dan kelebatan bayang-bayang masa lalu yang membuat ungu perasaannya, senja terakhirnya di Parang tritis menorehkan perih yang butuh bilangan waktu untuk membebatnya. Sebuah gambar berlatar senja dengan sebuah tulisan di pasir pantai “for the last time I say I love you so” menari-nari di pelupuk matanya ketika kaki nya menapaki pasir pantai. Semilir angin senja parangtritis membelai lembut kulit sawo matangnya.  Ia mengambil sudut terbaik untuk mengambil gambar kepulangan sang matahari. Dia duduk dalam diam sambil membuka backpack nya dan mengeluarkan EOS 500Dnya.


Tertangkap dalam lensanya seorang gadis sedang melemparkan sebuah botol kearah laut lepas.  Gadis berambut sebahu yang dikucir menjuntai yang  bermata sendu. Dengan balutan cardigan hitam dan syal pink ia berdiri menatap laut lepas. Angin memainkan anak-anak rambutnya yang berlarian keluar dari ikatan seperti anak-anak yang berlarian mendatangi tukang gulali yang datang. Siluet yang sempurna telah ia ciptakan, seorang gadis dibibir senja akan menjadi karya photo terbaiknya. Sejenak kemudian gadis itu membalikkan tubuhnya dan berjalan kearahnya, ia tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengambil kembali gambar-gambar gadis tersebut sampai ia mendekat. Seorang gadis dengan kesedihan membayang diwajahnya. Senja, pantai dan kesedihan bagi beberapa orang memang berkawan baik.

El beranjak dari tempat duduknya dan menggantungkan kamera nya didada. Ia menyusuri bibir pantai kearah selatan, ke tempat itu, tempat yang pernah menjadi saksi norma peradatan terpilih sebagai alasan untuk menciptakan jurang antara ia dan rhea. Jurang yang tak terjembatani hingga sekarang dan sampai kapanpun. Photo tag rhea di facebooknya tentang undangan pernikahannya menjadi pembunuh makhluk bernama harapan yang masih ia hidupi selama ini, photo tag itu juga  yang membawa El kesini, ke parangtritis, untuk mengenang, untuk kali terakhir sebelum semuanya ia kubur dalam-dalam. Semua sudah tidak berbekas, semesta seakan mempermudah semuanya, gelombang pasang telah menghapus jejak yang pernah mereka tinggalkan. El pun beranjak dari titik itu, titik dimana kenyataan berbicara tanpa nurani. Ia melangkah perlahan meninggalkan tempat itu kembali menyusuri bibir pantai untuk kemudian beranjak pulang. Tiba-tiba matanya menangkap sesuatu didepannya, sebuah botol. Dipungutnya dan diperhatikannya ada sesuatu didalamnya. A message in a bottle…masih ada yang mempergunakan cara ini untuk menuangkan perasaannya di tengah dunia virtual yang menawarkan rumah aksara untuk tempat meluapkan semua hal tentang hidup yang kompleks kuadrat. Perlahan dibukanya penutupnya dan diambilnya gulungan kertas itu. Sebuah surat dengan tulisan tangan yang sangat rapi.

dear ibuk ku,
Buk…adakah tangga surga itu…? Ingin kutemukan untuk menemuimu, untuk sejenak berbaring di pangkuanmu seperti dulu ketika kita masih bersama. Untuk merasakan lagi lembut usapan tanganmu di kepalaku, untuk merasakan lagi kehangatan belaian tanganmu dipunggungku. Kehangatan yang mengaliri kedamaian dan ketentraman. Untuk sekedar bercerita tentang hitam putih dan jingganya kehidupan.

Buk, kali ini tentang satu cahaya di langit kelam yang sinarnya adalah rimba pesona yang membuatku jauh tersesat kedalamnya tanpa tahu jalan untuk kembali.  Sebuah cahaya yang tawanya adalah pedar bahagiaku dan sedihnya adalah sembilu bagi jiwaku.  Sebuah cahaya yang tinggal dalam dunia pekat yang diciptakannya. Telah aku lakukan segala yang aku mampu, kubawakan pelita untuk sedikit memberi terang, tetapi pekat yang diciptakannya menelan habis cahaya pelitaku. Kucoba untuk menariknya keluar dari dunianya, tapi benteng yang didirikan terlalu kokoh untuk ditembus. Ia hanya menginginkan satu pelita yang dulu pernah membuatnya menjadi cahaya yang bersinar sekaligus kemudian memadamkannya. Melihatnya perlahan meredup adalah siksa batin tak bertepi buk, setiap jarak yang diciptakan adalah salib bagi jiwaku.



Buk, ini adalah kenyataan yang tak pernah bisa aku pahami. Bagaimana bisa adalah pertanyaan tak terjawab yang semakin sering aku ucapkan. Aku menjadi bukan aku. Aku bukan aku yang biasa. Aku menjadi saya. Aku menjelma tegar. Aku berkawan baik dengan godhong kara. Dan pada setiap spasi dari kalimat-kalimat itu ada letih, ada putus asa, ada marah, ada geram, ada sebal yang anehnya dan sungguh tidak biasa selalu berujung dengan kalimat ["bukan aku sekali"] aku tidak akan menyerah. Ibuk pasti sekarang akan mengamini, itu bukan aku. Ya , ibuk benar itu bukan aku, dan sudah berulangkali aku cari jawabnya. Selalu kutemukan jawaban yang sama pada akhirnya. Jawaban yang tidak pernah kuduga. Jawaban yang tidak pernah kukira. Semua sudah terlanjur. Aku hanya ingin mengakuinya buk. Aku hanya ingin mengakuinya agar tidak akan ada penyesalan kelak. Aku menyayanginya. Sangat.ta. Bukankah itu bukan dosa buk….?


-Anak gadismu. Dru

El termangu membaca surat itu. Gadis itu…gadis yang tadi dipotretnya. Dru….
ia pun bergegas melangkah kearah kemana gadis itu menghilang. Dia harus mengejarnya, untuk apa ia tidak tahu, hati kecilnya berbisik ia harus bertemu dengan gadis itu. Hati yang sama yang juga membawanya kesini.



*sebelum fajar merekah pada suatu minggu setelah satu purnama.  




Thursday, May 10, 2012

.laki-laki sexy.


Keisengan mengulik tumblr dan segala isinya berbuah penemuan akan tulisan ini di followernya @huruf kecil dimana kami sama-sama mereblog postingannya @huruf kecil. tulisan dari si sepotong coklat. Berikut ini tulisannya

Obrolan 3 perempuan tentang Laki-Laki sexy
5 Mei 2012

    Kami , 3 perempuan , menciptakan satu diskusi hangat soal laki-laki sexy. Beda otak, beda cara fikir beda isinya , here the option of us

Kata Lilla :

Laki-laki sexy itu tiap kali mereka keringetan, entah abis kerja atau abis olahraga, setiap kali ngeliat mereka kerja keras , rasanya mereka itu laki-laki banget . Fisiknya bagus dilihat, berotot , goodlooking. *ngomongin ini tau” Lilla cekikikan aneh -,-”  . Kata Lilla , contoh cowo sexy itu model kaya Donny Alamsyah
** whew...donny Alamsyah......tidak kontra saya...:p

Kata Kiran :

Laki-laki sexy itu mereka yang lagi bicara dengan fasihnya tentang apapun, pengetahuan mereka  luas , nyambung kalau bicara apapun , dan selalu semangat, jadi yang denger jadi ikutan semangat. Kata Kiran , cowo sexy itu kaya Nicholas Saputra atau Arifin Putra

**nick bolehlah...tapi Arifin.....ga sejalan....:)

Kata gw :

Laki-laki sexy itu mereka yang gak terlalu mentingin penampilan fisik mereka , mereka yang gak pernah ribut kenapa mereka overweight atau lossweight , yang penting mereka sehat dan gak amuradul, Laki-laki sexy itu mereka yang selalu bersyukur dan ga ngeluh, mereka yang selalu optimis dan bisa ngajak mindset pasangannya juga optimis, menatap pasangan hidupnya dengan pandangan memuja , bikin semua perempuan lain iri sama pasangannya . Mereka yang selalu ketawa seberat apapun masalahnya karna mereka laki-laki kuat , Mereka yang selalu fokus sama kerjaan , dan punya mindset ke depan 2x daripada perempuan, Mereka yang selalu punya  pemikiran yang membuat perempuan ngomong “wow, aku malah belum kepikiran kesana” , Mereka yang suka olahraga yang laki-laki banget kaya sepak bola , basket , atau bela diri , bukan cuma bentuk otot biar looks like macho pake fitness. Mereka yang selalu senyum walaupun berpeluh keringat dan lelah . Kata gw , cowo sexy itu kaya Ben Kasyafani, atau mungkin dia , si sepatu orange. :p

** Ben? ...ya bener juga kata penulis beda otak beda pemikiran...saya tidak sejalan lagi... :)

          I think every girls in this world , always have a different option bout our favorite man in this world , but anyway , believe me . Every girls always want her man , to be a sexy behaviour one, than just a sexy body but not have an attitude. Do you ?  ;)

**kalau saya ditanya the sexiest man in this world....first Bon Jovi ..:) second...Bruce Willis....:) siapa yang tidak setuju....? wkwk
Seperti yang diungkapkan oleh penulis, masing-masing perempuan pasti mempunyai penilaian berbeda tentang kriteria laki-laki sexy, demikian juga saya, meski secara keseluruhan saya sejalan dengan beberapa kriteria yang mereka ungkapkan, tapi saya sedikit berbeda dalam memilah.
menurut saya, laki-laki sexy itu menurut saya bisa dinilai dari apa yang diindera oleh mata dan dan di indera oleh hati.
dan tentu saja masing-masing perempuan mempunyai "selera" (makanan kali...wkwkwk) sexy menurut satu orang belum tentu sexy menurut yang lain. bagi saya laki-laki sexy itu sedikit berjenggot tapi bukan yang sampai bisa dikepang gitu...:)....yang bukan ras mongoloid baik kulit maupun bentuk wajah, yang tidak dandy/metroseksual....rambut cepak/pendek....bisa main gitar/biola/keyboard....that's all :)
dan sexy yang diindera oleh hati ya....kalian tahu peran-peran bruce willis di film nya...? baik die hard maupun armageddon...? semacam karakter yang diperankan itu lah....

Tapi terlepas dari semua itu...nobody's perfect (tapi bukan I am nobody...means I'm perfect...wkwk)... masing-masing diciptakan Tuhan dengan segala kelebihan dan kekurangan...untuk apa? tentu saja untuk saling melengkapi...selamat mencari saja....the sexiest one... tapi sekali lagi jangan lupakan quote terbaik kedua sepanjang masa yang saya suka "nobody's perfect" (quote pertama yang saya suka "saya juga mencintaimu....hahahaha)

*menjelang hari kesebelas bulan kelima tahun ke duaribuduabelas, new chapter of my life

Wednesday, May 9, 2012

.gadis kecil berambut ikal.


Dear gadis kecil berambut ikal,

kalimat biasa pembuka surat adalah apa kabar, tapi saya tidak akan membuka surat saya untukmu dengan dua kata itu. Karena saya sudah tahu kabar mu baik-baik saja. Dan engkau sekarang kalau tidak sedang main game di ipad kakak…pasti sedang bercanda dengan dik hirmi, atau sedang “ditanggap” eyang…, atau sedang mengganggu pakdhe adut….itulah keseharianmu selain menonton shaun the sheep, dora, upin dan ipin dan bersekolah tiap senin dan kamis.

Nduk…..
saya kangen pelangi di kedua bola matamu. Dulu saya sangka “pelangi” yang seperti di lagunya jamrud itu hanya fatamorgana, sampai saya melihat itu nyata di kedua bola matamu. Setiap saya memandangmu, melihat matamu, ada gelombang elektromagnetik yang merambat masuk kedalam mataku yang kemudian mengirimkan pesan ke otak lalu disampaikan kepada hati yang kemudian merasakan kedamaian magis yang saya tidak bisa mengungkapkannya dengan kata-kata. Saya ingiiiiiiiiiii……….n sekali melihat pelangi itu, pelangi yang sama, di bola mata orang-orang yang sangat saya sayangi. Katakanlah nduk…bagaimana caranya melukis pelangi itu di bola mata mereka, di bola matanya.



Nduk……
Saya juga  kangen pelukan hangat kedua tangan kecilmu. Pelukan tangan kecil mu didalam gendongan saya yang mendekap leher saya erat ketika kita jalan-jalan ke mall dan mama mu sibuk belanja dengan kakakmu. Pelukan tangan kecilmu ketika saya gendong yang mendekap leher saya erat ketika engkau takut pada boneka raksasa di kebun binatang gembira loka. Pelukan tangan kecilmu yang menggelayut manja di hari-hari terakhir saya di rumah yang sungguh membuat saya tidak bisa tidur dan terbayang-bayang di hari-hari pertama saya disini. Kehangatan yang membekas, bau kecutmu yang wangi. Katakanlah nduk….bagaimana caranya membagikan kehangatan seperti yang engkau punya kepada mereka orang-orang yang sangat saya kasihi….katakanlah nduk….


Nduk…..
Terimakasih ya…engkau telah mengajari saya tegar, tangguh.
tahukah engkau sabtu sore itu, 3 Mei 2008, ketika itu umurmu baru 3 bulan, dengan berurai airmata saya memelukmu…eraaaaaat…
sosok yang kemudian engkau panggil dengan nama papa ketika engkau melihat fotonya di dinding, itu telah meninggalkanmu sebelum bisa melihatmu tengkurap, duduk, tumbuh gigi, merangkak, berjalan, berbicara satu dua patah kata [bahkan papa adalah kata pertama yang engkau bisa lafalkan dengan baik], bersepeda sampai sekarang begitu pandai bercerita dan mulai menanyakan keberadaan sosok didalam foto yang tergantung didinding.

Sungguh saya belajar ketegaran darimu, ketika saya mengikutimu berlari-lari kecil menuju rumah 2 X 1 dengan batu marmer merah  di sebelah gerbang utama tempat pemakaman umum di desa kita, engkau langsung ikut sibuk membersihkan rumah mungil itu, menabur bunga dan kemudian mengikuti sikap mama mu berdoa. Ah…aku selalu tidak tahan melihat mama mu menangis dalam doanya, ditambah lagi dengan sikapmu yang terdiam disamping mamamu, membuatku menengadah ke langit dengan berurai airmata dan berkata dalam hati : see……..what’ve You done…?
Tapi sejenak kemudian saya merasa seperti ada yang menjewer telinga saya dari langit sambil berkata :  
 "see….what I’ve done…,  belajarlah melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang, jangan dari satu sudut pandang saja." 
ketika saya lihat mamamu berbicara padamu dengan nada biasa kembali..ayoo pamit sama papa dan engkau pun kembali ceria, tertawa-tawa, dan berpamitan kepada “papa”mu…”dadah papa……..” mungkin engkau memang belum mengerti arti kehilangan…ahh tidak… engkau mengerti arti kehilangan, saya bisa merasakannya ketika engkau terdiam disamping mamamu yang sedang berdoa, saya bisa merasakannya ketika engkau melihat-lihat foto papamu. Dan saya belajar untuk bisa seperti mu. Ada waktunya sedih, terdiam, mengenang tapi ada waktunya untuk tersenyum kembali, ceria kembali, tertawa kembali, bermain kembali.

Diatas segalanya, engkau membuat saya sadar bahwa saya masih jauh lebih beruntung dari pada engkau, 3 bulan…ya di usia 3 bulan…harus kehilangan sosok yang mengaliri darahnya dalam darahmu, sosok yang DNA nya cocok denganmu, sosok malaikat pelindungmu, sosok yang harusnya memondong-mondong anakmu, sosok yang kaku ketika membasuh anaknya setelah buang air besar ketika mama tidak ada, sosok yang harusnya mengajarimu naik sepeda, sosok yang harusnya menjewer anak laki-laki yang mengganggumu, sosok yang harusnya mengambil raport kenaikan kelasmu nanti, sosok yang pastinya akan menjadi canggung dan kaku dalam mengekspresikan aku mencintai kalian anak-anakku tidak seperti mama, sosok yang harusnya membukakan pintu ketika teman laki-lakimu datang dengan pandangan seorang jendral kepada seorang kopral yang berbuat salah, sosok yang harusnya kelak akan dipanggil kakek oleh anak-anakmu.  Setidaknya saya masih bisa merasakan penggalan-penggalan tahap kehidupan itu. Dan itu cukup untuk bisa membuat saya bersyukur.

Nduk….
ah rasa rindu ini demikian menghebat, akhir-akhir ini saya sering dihantui rindu dari berbagai arah. Rindu akan engkau, rindu akan kamar cat ungu dan kuning hasil kreasi papa mu,,,,tempat engkau sering menghampiri saya dan kakakmu ketika kami menonton TV, rindu mengganggumu ketika main game, rindu membangunkanmu dengan ciuman-ciuman di pagi hari, rindu panggilan sosok yang engkau panggil yangti, rindu elusan hangat dipunggung dari sosok yang sering menyuapimu makan ketika mama mu sibuk, rindu kita bermain-main dibawah pohon rambutan di depan tanaman-tanaman hias didepan rumah, dan rindu yang ungu pada…..aahhh lainkali saya akan ceritakan.
Sudah dulu ya nduk…..baik-baik disana….tunggu saya desember nanti…mungkin bisa lebih cepat….


Saya yang merindukanmu



bulbulmu

Tuesday, May 8, 2012

~.sebuah surat.~

Selamat Pagi, Mas....
Jam digitalku di hanphoneku menunjukkan pukul 4.31 pagi (aku selalu salah membedakan am dan pm :p...  jadi aku memilih kata pagi lagipula itu lebih mengindonesia…wkwk ngeles yang elegan :) )…dan aku tidak bisa tidur lagi. Aku membuka “kotak ajaibku” dan terbersit untuk menuliskan  surat terbuka ini.

Mas...itu panggilan perempuan yang engkau sebut ibu kepadamu bukan...?
aku menyukainya...ada nada “ngajeni” di panggilan itu...itu mungkin dimaksudkan untuk memberi contoh adikmu bagaimana memanggil engkau. Seperti kebanyakan para ibu [jawa terutama] yang aku tahu...
Mas...dari awal demikian juga aku menyebutmu meski dengan canggung, tapi kemudian aku lebih memilih memanggilmu dengan panggilan kamu dalam bahasa jawa krama inggil....tingkatan tertinggi dalam bahasa jawa.

Pada beberapa kesempatan memang aku memanggil/menyebutmu demikian karena aku juga “ngajeni”.... entah kenapa.... sesuatu yang aku sendiri tidak bisa menjelaskannya... aku hanya merasa bahwa itu panggilan paling pantas untukmu... untuk seseorang dengan citra “bintang” [see…aku meralatnya…engkau bukan bintang, tapi seseorang dengan citra “bintang”, karena aku ngeri dengan fenomena supernova dan tentu saja aku tidak mau itu terjadi padamu] yang sudah terlanjur bersinar dalam penilaianku akan engkau, meski sepertinya engkau menyangkalinya dengan melakukan, menceritakan, menuliskan hal-hal yang terbaca oleh orang lain sebagai pernyataan bahwa engkau bukan “bintang”.

Tapi sekali lagi dengan alasan yang aku sendiri tidak bisa menjelaskannya kenapa, [sejak mengenalmu aku masuk kedalam kategori species manusia yang sering tidak bisa menjelaskan alasan sesuatu hal :) ] penilaianku tidak pernah  berubah... engkau dan citra “bintang” itu. Aku hanya memakai indera perasa...dan aku percaya pada indera perasaku, bahwa engkau memang memiliki citra “bintang” itu dalam dirimu... diakui atau tidak, bagaimanapun engkau berusaha menyangkalinya.

Aih…iya… aku ingat beberapa kejadian yang aku lihat, dengar dan rasa….dan (maaf tanpa bermaksud membandingkan) aku “compare” dengan situasi yang sama dan orang yang berbeda….ya kurasa dari situ indera perasa ku mengirimkan input kepada otak sehingga otak mengolahnya dan mengeluarkan output bahwa engkau seorang yang baik, penyayang, sabar…tiga kata itu yang lebih dari cukup untuk menjadikan engkau seorang “bintang” dalam penilaianku…aahh tidak…bukan aku saja yang menilai demikian, berarti penilaianku benar, meski aku sebenarnya tidak memerlukan penilaian mereka untuk pembenaran penilaianku karena aku percaya dengan indera perasaku.

Mas….
engkau tahu pelita kan? 

Hari minggu kemarin aku ibadah bersama anak-anak, tema-nya firmanMu pelita bagi kakiku terang bagi jalanku.
Aku tanya kepada mereka :
“kalian tahu pelita kan?”

”enggaaak….” kata mereka
ahaa…mereka memang hidup dijaman yang tidak lagi mengenal pelita. Mereka hanya tahu benda pijar yang ditemukan oleh Thomas Alva Edison setelah mengalami 9998  kali kegagalan dan akhirnya…ya akhirnya percobaan yang ke 9999 benda pijar itu bisa menyala dan membuat anak-anak sekarang tidak mengetahui apa itu pelita. 9998 kali kegagalan mas….itu baru untuk satu hal, padahal dia mempatenkan ribuan penemuan yang lain….can you imagine…berapa kali kegagalan yang dialami pakdhe Thomas ini? Sementara kita…? berapa kali kegagalan yang kita alami dalam hidup kita…? Aku tidak bisa menghitungnya (tepatnya aku belum sekurang kerjaan itu, menghitung-hitung kegagalan), tapi kurasa belum sebanyak itu, dan rasanya aku sudah sering sekali mengeluh, ‘nglokro’, putus asa…aah engkau pun demikian pasti :). Tapi..It’s woke :)…manusiawi kok, asal kemudian tidak membuat kita “menghitam” dan tenggelam dalam “dunia hitam”  :) (rumahmu cat nya hitam semua, meski aku memuja hitam, tapi rasanya kita perlu warna lain dalam hidup ini).

Mas…
Kenapa aku bertanya tahukah engkau pelita….?
Karena masing-masing orang adalah pelita. Pelita bagi orang lain. Itu adalah kodrat manusia sebagai makhluk social. Begitu juga dengan engkau. Engkau adalah pelita bagi orangtuamu, adikmu, keluargamu, temanmu, relasimu dan masih banyak lagi pastinya. Bisakah engkau bayangkan jika pelitamu meredup nyaris mati…? Apa yang terjadi dengan mereka yang menggantungkan dirinya pada pelita mu…? Apa yang terjadi dengan mereka yang hanya dengan melihat cahaya pelitamu saja sudah membuat pelita mereka benderang? Sadarkah engkau akan arti pelitamu? Sadarkah engkau akan hitamnya dunia disekelilingmu ketika pelitamu meredup? Menyalalah kembali mas…benderanglah….karena itulah engkau….sebuah pelita.

sebelum pagi pecah setelah satu purnama entah siapa yang menggarisi sebuah jarak


pelangi jingga

Saturday, May 5, 2012

.[huruf kecil] idola baru saya.

masa lalu punya kekuatan besar yang tidak mampu kita abaikan.
dalam urusan itu, ada dua tipe manusia:
mereka yang hidupnya dirampas masa lalu dan
mereka yang memperkaya diri dengan masa lalu.
saya selalu berusaha memilih yang kedua.
-huruf kecil-

sebuah quote yang saya kutip dari beranda penyair aan mansyur (huruf kecil) di account tumblrnya. huruf kecil....itu nama account twitternya dengan avatar tomat di linimasanya semuanya ada maknanya (saya akan menyertakan kutipan tanya jawabnya nanti).
seorang penyair yang baru saya kenal. idola baru saya. puisi-puisinya......mmmmhh....apa ya....."tidak biasa".....selama ini dari puisi saya hanya menikmati keindahan dari permainan kata-kata, tapi puisi si huruf kecil...selain keindahan permainan kata-katanya, ada nilai-nilai yang bisa diambil, sangat inspiratif, motivasi-motivasi yang diselipkan sangat menggugah pembaca...ada "sesuatu" di kedalaman kalimatnya...aah saya kesulitan menuliskannya....mungkin akan lebih mudah untuk diselami sendiri..karena masing-masing orang memiliki selera dan interpretasi masing-masing sesuai kacamata yang dipakai.

berbicara tentang quote yang diatas tadi yang baru saya baca pagi ini, saya pun mendapatkan "sesuatu".
sejujurnya saya juga ingin selalu berusaha bisa memilih opsi yang kedua tetapi terkadang untuk beberapa hal (ah sepertinya tinggal satu hal) masih begitu sulit. 'masa lalu' terkadang dengan semena-mena dan "mak bedunduk" (tiba-tiba) berkelebat merampas "hidup" saya meninggalkan makhluk bernama kesedihan yang dengan 'biadab'nya menyiksa hari saya dan membuat saya tenggelam dalam lorong-lorong gelap yang saya ciptakan sendiri dengan pertanyaan mengapa yang sampai saat ini belum saya temukan jawabnya, dan saya masih sangat berharap saya akan mendapatkan jawabannya sebelum tanah merah dan bunga lili menenggelamkan tubuh saya.

dan quote 'huruf kecil' ini cukup membuat saya berpikir, layak kah "masa lalu" itu merampas hidup saya.....???? layakkah "masa lalu" itu merampas hidup mu...??? layakkah "masa lalu" itu merampas hidup kalian....??? bukankah hidup kita terlalu berharga untuk sebuah 'masa lalu' yang bahkan tidak pernah menghargai kita bahkan meski hanya sebagai 'masa lalu'. aah....bahkan saya sudah langsung mendapat jawabannya. bagaimana dengan kalian.....? 

*pada suatu sabtu siang di hari ke-5 bulan dimana kita sudah mulai melupakan resolusi yang kita buat di awal tahun, ditemani sammy, secangkir cappuccinno dan................*sigh* .....rindu yang rewel

Wednesday, May 2, 2012

~.life start here.~


Entah kenapa, mungkin rupa saya terlihat seperti belanga, yang setiap orang yang mengenal saya itu selalu ingin mengisi saya dengan cerita-cerita mereka, dan seperti "tumbu oleh tutup", 'ndilalah' saya juga suka mendengarkan cerita mereka [kalau saya sedang tidak "anti sosial"], saya suka mendengarkan, memulung cerita-cerita kehidupan mereka yang....yaaa itulah hidup..penuh warna....
ada yang menceritakan dengan dahi berkerut, dengan uraian airmata, dengan mata letih, dengan minuman kaleng dingin di dahi, dengan sungut-sungut, dengan amarah, dengan kesesakan yang terlihat dari caranya bercerita, bahkan dengan umpatan-umpatan dan emosi yang meledak-ledak, tapi juga ada yang menceritakan dengan senyum, dengan tawa, dengan tanda-tanda lope di kepala, dengan bunga-bunga di mata, dengan rona merah di pipi dengan kata-kata yang diucapkan antusias....semuanya sungguh memperkaya hidup saya, karena pasti ada "sesuatu" yang bisa diambil dari cerita mereka. Sesungguhnya saya yang harusnya berterimakasih pada mereka telah mendapatkan pelajaran kehidupan yang luar biasa, tapi seringkali justru mereka yang maksih ya bul / mbak / non / nduk / sel / dek... sudah jadi pendengar yang baik.

Dan belum lama ini saya memulung cerita dari seorang teman lama saya, dan saya mendapatkan  “sesuatu” yang akan saya bagikan disini. Bahwa kita ini hidup di dunia sekarang dan besok, bukan kemarin. Kalimat yang biasa dan semua orang mengamininya tapi tidak banyak yang mengimaninya. Tapi kalimat ini menjadi terdengar luar biasa di telinga saya karena yang mengatakannya adalah seorang yang selama ini terkungkung oleh belenggu masa lalunya yang dulu saya pernah berusaha untuk menolongnya bangkit, tapi tidak berhasil. Seiring berjalannya waktu, ia menemukan sosok yang luar biasa dalam hidupnya, yang bisa mendamaikan dirinya dengan masa lalu, dan orang tersebut pun bisa berdamai dengan masa lalu teman saya tersebut. Banyak orang-orang hebat ternyata di luar sana, orang-orang biasa yang luar biasa. Orang-orang yang mampu menerima dan memperlakukan masa lalu sebagai masa lalu.... selesai...and life starts here...today....not yesterday.

life starts here

People’s changing, isn’t it? Seorang yang dia pikir pada awalnya dia tidak tahu apakah bisa berubah menjadi baik atau tidak, ternyata bisa, bahkan bisa mengatakan dan mengimani sesuatu yang dulu sangat impossible. Benar kata orang bijak impossible itu tergantung bagaimana kita membacanya...bisa impossible...bisa i'm possible...ada kata possible dalam kata impossible...sekali lagi kita bicara tentang niat, kemauan...mau atau tidak berubah [menjadi lebih baik tentu saja]...jika kata mau itu digantung 5 cm didepan dahi, diimani dalam hati....apapun rintangannya pasti akan bisa dilalui.
saya akan menutup tulisan ini dengan cerita teman sekamar saya yang besok jumat akan maju sidang proposal. teman dekatnya tidak bisa menungguinya karena harus mengikuti lomba di luar daerah. tapi teman dekatnya itu berpesan,
semangat ya, pokoknya pas maju didepan bayangin saja wajah ibu, karena inilah saatnya bakti kita pada orang tua. 
saya sungguh terharu dan tersentuh dengan kalimat motivasi tersebut, seorang mahasiswa semester 6 yang mengatakannya...dulu seusia dia saya masih belum sampai pada tahap berpikir seperti itu... sekali lagi... banyak orang hebat diluar sana, dan saya yang sering dengan jumawa merasa sudah begini...begitu...mampu ini...itu...bahkan berani bilang kupastikan tak akan ada yang mampu...seperti diriku...huufftt....saya tidak malu untuk mencabut kata-kata itu. saya mungkin mampu....ya saya mampu, tapi saya bukan satu-satunya...banyak...banyak sekali orang-orang luar biasa..orang-orang hebat diluar sana. dan beruntungnya teman saya tersebut [setidaknya itu yang ia ceritakan pada saya] menemukan satu diantara yang banyak itu. Orang hebat bukanlah orang yang mampu melakukan sesuatu yang hebat, bukan orang yang mampu meraih sesuatu yang hebat, orang hebat adalah orang yang mampu bangkit kembali ketika ia terjatuh...ia bukan hanya sekedar pemenang tapi lebih dari pemenang.

-palembang, hari kedua mei di tahun terakhir suku maya, ketika aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan ketika hampa dan kosong mendera sementara aku sangat tahu penyebabnya-